Berita




Berita

Mematri Asa Komunitas - Kisah Sukses Alumni Dikdas Instruktur Komunitas PT PAL Indonesia

Adistya Chairani, S.sos
18 Oktober 2021 16:00

GRESIK -  Sejalan dengan sembilan lompatan Kementerian Ketenagakerjaan RI, yaitu  Link and Match ketenagakerjaan, sehingga memberikan kesempatan Instruktur mengikuti pelatihan di industri nantinya dapat mengaplikasikan kompetensi yang diperolehnya dengan berlatih langsung ke industri untuk memberikan kompetensi kepada peserta pelatihan di lembaga pelatihan kerja sesuai dengan kebutuhan industri sehingga cepat terserap pasar kerja.

Tim Media Direktorat Bina Intala berhasil menemui alumni peserta Dikdas 2019 bernama Suharjo yang telah sukses menjadi Instruktur kompeten melatih peserta pelatihan  kejuruan Teknik Las di Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK) Pondok Pesantren Bumi Aswaja, Kab. Gresik, Prov. Jawa Timur yang sudah banyak meluluskan alumni yang sebagian juga merupakan santri ponpes tersebut terjun ke dunia kerja.

Suharjo menceritakan pengalamannya melatih peserta selama dua tahun ini, pasca mengikuti pelatihan Diklat Dasar (Dikdas) Instruktur BLK Komunitas kejuruan Teknik Las yang diselenggarakan oleh Direktorat Bina Intala bekerja sama dengan  PT PAL Indonesia (Persero) Surabaya tahun 2019.

"saya  dari  awal  tidak bisa apa-apa, tapi setelah diberangkatkan ke PT PAL untuk belajar pengelasan, akhirnya saya memiliki pengalaman yang sangat berharga dan sampai sekarang ilmu itu bisa bermanfaat untuk orang lain dan masyarakat sekitar," ungkap Suharjo dengan penuh bangga.

Menurutnya, apa yang sebelumnya masuk ke PT PAL tidak bisa dipelajari dari nol, dan akhirnya  Suharjo sampai bisa mempelajari Teknik Pengelasan dengan baik dan cepat menyerap ilmu yang dipelajarinya bisa berkembang,

"jujur saja, setelah saya mengikuti pelatihan las itu, banyak yang bisa diharapkan oleh masyarakat  jadi terealisasi. Seperti pembuatan pagar besi, rak bunga, rangka atap baja ringan, dan lain sebagainya sudah berhasil menjadi mata pencaharian para siswa setelah lulus berlatih di  BLKK Bumi Aswaja Gresik," paparnya.

Menjadi saksi sejarah berdirinya BLKK Ponpes Bumi Aswaja Gresik Prov. Jatim  tahun 2019, tentunya menjadi kebanggaan buat  Suharjo bisa melatih para santri  menjadi siswanya. Sehingga  banyak menghasilkan lulusan terbaik kejuruan Teknik Las,

"menjadi  bisa berkarya, serta menjadi Instruktur dan memiliki ilmu itu bagi saya adalah sesuatu prestasi yang membanggakan , karena bisa berbagi ilmu, sehinga  bisa berbuat baik  membantu masyarakat  yang tidak bisa melanjutkan pendidikannya ke jenjang lebih tinggi dan melanjutkan mengikuti pelatihan di BLKK Bumi Aswaja ini," tuturnya.

Diakui Suharjo, banyak manfaat yang didapatkan  dari pelatihan dan pelatihan di PT PAL, serta bisa mendidik anak-anak yang tidak bisa apa-apa  menjadi bisa berkarya dan bermanfaat bagi masyarakat lainnya. Adapun inovasi dan ide kreatif Instruktur di era globalisasi digital saat ini, ia mengembangkan ilmunya agar dapat memberikan informasi kepada masyarakat tentang hal yang  dibutuhkan di lapangan kerja berkaitan dengan las,

"harapan saya saat ini,  pandemi cepat hilang dan bisa mengajar normal lagi. Terkait  fasilitas  di BLKK  ponpes  Bumi Aswaja sudah lengkap, ada workshop, alat-alat yang dibutuhkan untuk mengajar siswa sudah ada dan siap untuk mengajar kembali, "saat ini, prestasi  yang diharapkan, masyarakat  tertarik bisa masuk belajar di  BLKK  Ponpes  bumi aswaja Gresik untuk berlatih skillnya dalam kejuruan las ," tutur  Suharjo saat mengakhiri perbincangan. (*)

 

Laporan :  Jurnalis /Aisyahra Mulyawati